December 13, 2025

Satgas Pamtas Bongkar Ladang Ganja di Kampung Aldom, Oksibil

GANJA - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) bersama Satgas Ketapang dan Satgas Prayudha berhasil membongkar empat kebun ganja yang tersembunyi di Kampung Aldom, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa (23/9). (FOTO:ISTIMEWA)

JAYAPURA, PE – Perbatasan Indonesia-Papua New Guinea kembali mengguncang dengan temuan besar.

Pada Selasa (23/9/2025), Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) bersama Satgas Ketapang dan Satgas Prayudha berhasil membongkar empat kebun ganja yang tersembunyi di Kampung Aldom, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Awalnya, drone milik Satgas Ketapang mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan di kawasan perkebunan.

Penyelidikan lebih lanjut membuka tabir: ladang ganja yang sengaja disamarkan dengan tanaman ubi, sawi, dan jagung untuk menghindari deteksi oleh aparat maupun warga sekitar.

Sebanyak 297 batang ganja dengan tinggi rata-rata 1,5 meter ditemukan di lokasi tersebut.

“Ini menunjukkan bahwa kebun ini telah dikelola dalam waktu lama, dan berpotensi besar untuk disalurkan ke pasar gelap,” ungkap seorang prajurit yang terlibat dalam operasi.

Dansatgas Yonif 751/VJS, Letkol Inf Erwan Harliantoro, S.H., M.Han., menegaskan bahwa keberhasilan ini lebih dari sekadar operasi pengamanan perbatasan.

“Kami tidak hanya bertugas menjaga garis negara, tetapi juga melindungi masyarakat dari ancaman narkoba yang dapat merusak moral dan sosial. Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk Indonesia, khususnya tanah Papua,” ujar Erwan dengan tegas.

Barang bukti langsung diamankan, dan sebagian tanaman ganja dimusnahkan di tempat.

Langkah ini dianggap penting oleh TNI agar ladang tersebut tidak lagi menjadi ancaman tersembunyi di perbatasan.

Keberhasilan Satgas gabungan di Aldom ini menegaskan bahwa di perbatasan, prajurit bukan hanya sebagai penjaga garis negara, tetapi juga sebagai penjaga kehidupan, moral, dan masa depan generasi muda Papua. (*/)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This will close in 0 seconds