Guest House yang Dijadikan Kantor Bupati Dogiyai Terbakar
TERBAKAT - Kantor Bupati Dogiyai (sementara) terbakar, Sabtu (8/4/2023. (FOTO:TP-ISTIMEWA)
TP, JAYAPURA – Kantor Bupati Dogiyai sementara, Provinsi Papua Tengah, yang berupa bangunan guest house terbakar pada Sabtu (8/4/2023) siang.
Kantor Bupati Dogiyai sebelumnya terbakar saat Pilkada pertama. Dari situ gedung pertemuan atau aula serba guna dijadikan kantor Sekretariat Daerah (Setda), dan guest house dijadikan kantor bupati. Kini guest house yang dijadikan Kantor Bupati Dogiyai sementara itu kembali terbakar
Brigjen TNI Sri Widodo selaku Komandan Korem (Danrem) 173/PVY, menjelaskan kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang merupakan seorang sopir lajuran dan sedang beraktivitas di lokasi pembangunan Kantor Bupati Dogiyai.
Danrem Sri Widodo mengungkapkan kebakaran diduga akibat korsleting atau hubungan arus pendek.
Namun, untuk memastikan penyebabnya, pihakya pun masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan kepolisian setempat.
Dikatakannya, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.50 WIT itu telah menghanguskan kantor bupati yang berlokasi di Kampung Kimupugi, Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.
Pihak kepolisian setempat pun telah meminta keterangan beberapa saksi, yaitu R (25 th) yang berprofesi sebagai sopir jurusan Dogiyai-Nabire dan Nyonya H (58), seorang pedagang.
Dikatakannya, saat terjadi kebakaran, saksi R yang menggunakan kendaraan jenis Hilux tiba di TKP dengan tujuan mengantar persediaan makanan, sekaligus mengangkut pegawai di kantor bupati yang hendak ke Nabire.
Seketika R, selaku saksi 1 sontak melihat percikan dan asap dari dalam kantor bupati, dan saat bersamaan saksi 2 yang sedang berada di dalam kios dagang melihat asap tebal.
Tidak lama berselang, sambung Widodo, aparat gabungan TNI-Polri datang dan mengamankan lokasi kejadian serta berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
Termasuk karyawan yang sedang bekerja di kantor bupati langsung berupaya menyelamatkan barang, termasuk peralatan kantor.
“Api padam sekitar pukul 13.30 WIT setelah menghanguskan seluruh bangunan, ” kata Sri Widodo.
Ia mengatakan dari laporan yang diterima terungkap bangunan itu merupakan kantor bupati sementara yang sebelumnya berfungsi sebagai “guest house”.

Kantor Bupati Dogiyai sendiri saat ini masih dalam tahap pembangunan, katanya.
Sebelumnya pada Sabtu (18/3/2023), Kantor DPRD Dogiyai juga terbakar.
Sementara itu, Kompol Sarrju, Kapolres Dogiyai, mengatakan, saat kebakaran terjadi, ada saksi yang melihat beberapa Orang Tidak Dikenal berada di sekitar lokasi kejadian.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Memang ada dugaan dibakar, tapi masih didalami karena ada tiga orang yang dilihat sama saksi,” kata Sarraju singkat.
Wilayah Korem 173/PVB sendiri meliputi Kabupaten Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen, Waropen, Nabire, Deiyai, Dogiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, dan Kabupaten Puncak Jaya.(voi)
